Home  /  Kesehatan  / 7 Nutrisi yang Penting untuk Ibu Hamil

7 Nutrisi yang Penting untuk Ibu Hamil


7 Nutrisi yang Penting untuk Ibu Hamil

Hamil, merupakan suatu anugrah bagi seorang wanita karena kita telah dipercaya oleh Tuhan untuk menjadi seorang ibu. Untuk itu, kita wajib untuk selalu menjaga dan merawat si jabang bayi.

Bagi seorang ibu hamil, meningkatnya berat badan adalah suatu keharusan. Selama 9 bulan kehamilan, rata-rata ibu hamil mengalami kenaikan berat badan antara 11,34 kg – 15,88 kg. 

Rinciannya 3,40 kg untuk berat badan janin, 3,18 kg untuk simpanan protein, lemak dan nutrisi dalam tubuh ibu hamil. 

Volume darah dan cairan tubuh juga mengalami kenaikan yang sama, yaitu sebanyak 1,81 kg, 0,91 kg masing-masing  untuk payudara, uterus ( rahim ) dan cairan amnion ( ketuban ), dan yang terahir adalah 0,68 kg untuk kenaikan placenta.

Nah, agar berat badan ibu hamil mengalami kenaikan sesuai dengan harapan, diperlukan asupan nutrisi yang harus dipenuhi. Berikut adalah 7 nutrisi penting untuk ibu hamil :

1# Asam Folat

asam-folat

Bagi seorang ibu hamil, asam folat sangatlah penting karena asam folat berfungsi untuk pertumbuhan si calon buah hati. Ibu hamil, rata-rata membutuhkan asupan asam folat sebesar 600 mg per harinya.

Asam folat bisa kita dapatkan dengan mudah dalam makanan seperti sereal, kacang tanah, biji-bijian, brokoli, dll. Atau bisa kita dapatkan di apotek atau toko obat terdekat, karena asam folat merupakan suplemen yang bisa didapatkan tanpa harus menggunakan resep dokter.

2# Zat Besi

zat-besi

Beberapa manfaat zat besi bagi tubuh manusia adalah membawa atau mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh, membantu pembentukan hemoglobin, mengatur suhu tubuh, berperan dalam peningkatan kekebalan tubuh, pembentukan enzim dan memperlancar metabolisme.

Zat besi merupakan nutrisi penting bagi kehamilan, karna zat besi berfungsi untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Ibu hamil membutuhkan 30 mg Fe per hari, yang bisa kita dapatkan dari daging, bayam, ikan sarden atau tuna.

3# Vitamin C

vitamin-c

Vitamin C dibutuhkan manusia karena merupakan senyawa pembentuk kolagen yang berperan penting dalam penyusunan jaringan kulit, selain itu juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, mencegah kanker, menurunkan resiko serangan jantung, mencegah stroke, diabetes, katarak dan banyak lagi.

Vitamin C juga mengandung antioksidan yang tinggi dan tentu sangat dibutuhkan tubuh untuk melawan radikal bebas.

Vitamin C ( ascorbid Acid ) juga diperlukan oleh ibu hamil karena vitamin C membantu penyerapan zat besi oleh tubuh. Vitamin C dapat ditemukan pada buah-buahan seperti jeruk, strowberi, kiwi, dan sayuran hijau seperti brokoli, paprika dan banyak lagi.

Beberapa tanda-tanda orang kekurangan vitamin C adalah kulit menjadi kering, gusi berdarah atau sariawan, rambut bercabang, hilangnya nafsu makan, lebih cepat lelah, otot yang kram dan sebagainya.

Sementara itu kelebihan vitamin C dalam tubuh juga tidak baik karena biasanya akan mengakibatkan diare dan meningkatnya asam lambung. Oleh sebab itu konsumsilah vitamin C secara cukup. Menurut WHO, jumlah konsumsi vitamin C yang aman untuk manusia adalah 45 mg per hari.

4# Serat

serat

Beberapa manfaat dari serat adalah melancarkan buang air besar, menjaga kesehatan usus dalam jangka panjang, menurunkan berat badan, menghindari tumpukan lemak pada dinding pembuluh darah.

Pada ibu hamil, biasanya kebutuhan serat dalam tubuh meningkat seiring dengan berjalannya usia kehamilan.

Perbanyaklah konsumsi buah yang mengandung serat tinggi seperti pisang, dan sayuran yang berdaun hijau tua seperti bayam dan kangkung. Selain itu serat juga dapat didapatkan dari biji-bijian. Kekurangan serat pada ibu hamil, bisa menyebabkan sembelit.

5# Vitamin B

vitamin-b

Pertumbuhan sistem saraf dan produksi sel darah merah pada janin, bergantung dengan asupan nutrisi vitamin B pada ibu hamil. Konsumsilah beras merah, karna selain mengandung vitamin B, beras merah mengandung rendah glukosa dan bisa memberikan efek kenyang lebih lama.

6# Antioksidan

antioksidan

Antioksidan adalah substansi yang diperlukan tubuh untuk menetralisir radikal bebas.

Radikal bebas sendiri sebetulnya terbentuk secara alami dan menjadi bagian dari proses metabolisme tubuh manusia. Tetapi beberapa hal yang memperparah keadaan itu adalah seperti merokok, radiasi, polusi udara, makanan (buah atau sayur) yang mengandung pestisida, dan banyak lagi.

Beberapa kerugian yang didapatkan manusia atas radikal bebas misalnya penuaan dini, kerusakan jaringan, penyakit kanker, dan jantung.

Kacang merah, kiwi, strawbery, blueberry, anggur, dan brokoli merupakan makanan yang banyak mengandung antioksidan yang tinggi. Selain itu, bumbu dapur seperti kunyit, cengkeh, kayu manis dan cabai juga mengandung antioksidan yang tinggi.

7# Omega 3

omega-3

Omega 3 merupakan nutrisi yang tak kalah penting, karna omega 3 bermanfaat untuk pertumbuhan sistem saraf dan mata. Di dalam omega 3  itu sendiri terdapat 2 zat aktif, yaitu DHA ( docosahexaenoic acid ) dan EPA ( eicosapentaenoic acid ).

DHA bermanfaat dalam pertumbuhan sel saraf otak, sedangkan EPA menjaga dan melancarkan sirkulasi sel darah dan jantung.

Ikan salmon, ikan tuna, ikan tenggiri, ikan kembung, merupakan jenis ikan yang banyak mengandung omega 3. Selain berbagai jenis ikan tersebut, kita juga dapat menemukan omega 3 dalam kedelai, kacang kenari, alpukat, dan bayam.

Artikel ini ditulis oleh: Nim

artikel-keren

Banyak orang membutukan informasi ini. Bagikan artikel GRATIS ini sekarang juga. . .

Related Post


Obat kuat
Obat kuat

Obat kuat adalah istilah yang berlaku di masyarakat untuk menamakan…

Tips Seputar ASI dan IMD
Tips Seputar ASI dan IMD

Pengertian IMD IMD (inisiasi menyusui dini) adalah bayi mulai menyusu…

Inilah Manfaat Susu yang Luar Biasa
Inilah Manfaat Susu yang Luar Biasa

Susu merupakan minuman sehat yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh…

Inilah Rahasia Awet Muda
Inilah Rahasia Awet Muda

Rahasia Awet Muda - Menjadi tua adalah sesuatu yang pasti…