Home  /  Wisata  / Danau Toba

Danau Toba


Danau Toba

Danau toba yang terletak di Sumatera Utara merupakan danau terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Danau ini betul-betul tampak seperti lautan di atas ketinggian karena terletak 900 meter di atas permukaan laut, panjangnya yang mencapai 100 km dan lebar 30 km serta kedalaman sekitar 450 meter. Pantas jika danau ini juga merupakan danau terbesar kedua di dunia setelah danau Victoria di Afrika. Danau ini terbentuk dari ledakan besar gunung toba ribuan tahun lalu. Ledakan ini sangat luar biasa sampai menewaskan 60% penduduk bumi saat itu. Bahkan letusan ini sampai membuat perubahan iklim dan cuaca yang ekstrim hingga bumi memasuki zaman es.

Legenda Asal Mula Danau Toba

Legenda atau cerita rakyat dari terbentuknya danau toba yang paling terkenal adalah seorang pemuda bernama Toba yang melanggar sumpahnya kepada seorang wanita (jelmaan ikan) yang ia nikahi. Awal kisah, Saat Toba memancing ikan di sungai mendapatkan ikan yang bisa berbicara. Ikan tersebut memohon agar tidak dimasak. Ikan tersebut bukan sembarang ikan, karena selain dapat berbicara ternyata juga bisa berubah menjadi perempuan yang cantik.

Toba jatuh cinta dan mengajak perempuan itu untuk menikah. Singkat cerita perempuan cantik tersebut bersedia dinikahi dengan syarat Toba harus merahasiakan asal usulnya kepada semua orang. Jika pantangan tersebut dilanggar maka akan terjadi mala petaka besar. Toba menyanggupi syarat tersebut dan akhirnya pernikahanpun terjadi. Bulan demi bulan, tahun berganti tahun pernikahan mereka berjalan lancar dan hidup bahagia sampai akhirnya mereka dianugrahi seorang putra yang diberi nama Samosir.

Samosir tidak seperti anak biasa, ia cendrung lebih nakal dan mudah lapar. Pada suatu hari, Samosir diminta oleh ibunya untuk mengantar makanan kepada ayahnya yang bekerja di ladang. Tapi di tengah perjalanan karena Samosir merasa kelelahan dan lapar akhirnya makanan tesebut dimakannya sendiri. Toba yang kelelahan bekerja di ladang dan menunggu makanan tidak kunjung datang. Ia memutuskan untuk pulang karena kelaparan. Di perjalanan pulang, ia melihat Samosir masih memakan bekal itu. Dengan kemarahan yang memuncak, Toba memukul dan memarahi Samosir dengan segala umpatan kasar termasuk memakinya dengan sebutan “anak ikan”.

Samosir yang menangis mengadukan perlakuan ayahnya pada ibunya. Sang Ibu yang merasa kecewa dan bersedih karena Toba sudah melanggar sumpahnya segera memerintahkan Samosir untuk berlari ke bukit yang tinggi. Setelah Samosir berada di bukit yang tinggi dan memanjat pohon, maka perempuan itu menuju sungai dan berubah menjadi ikan. Seketika langit menjadi gelap, halilintar menyambar-nyambar dan hujan pun turun dengan sangat deras. Air meluap dan bahkan keluar dari bawah tanah seperti mata air yang deras. Terus dan terus sampai akhirnya menenggelamkan Toba dan perkampungan. Saat itulah danau toba dan pulau Samosir terbentuk.

legenda-danau-toba

Pesona Danau Toba

Jika Anda datang dari jauh, rasa lelah selama perjalanan pesawat ditambah jalur darat akan terbayar lunas dengan udara yang segar serta hamparan hijau pegunungan di sekeliling danau. Anda akan leluasa melihat pemandangan menakjubkan bahkan hanya dari jendela hotel. Keindahannya yang luar biasa selalu menarik hati setiap wisatawan untuk datang lagi di lain waktu.

Hutan pinus di sekeliling danau atau air terjun mempesona akan sangat memanjakan mata. Yang unik adalah di tengah-tengah danau terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir. Luas pulau ini hampir sebesar negara Singapura. Dan luar biasanya lagi di tengah pulau ini juga terdapat dua danau kecil yaitu danau Sidihoni dan danau Aek Natonang.

Pulau Samosir dihuni oleh suku Batak Samosir yang masih taat kepada kepercayaan leluhur sehingga masih dapat dijumpai berbagai ritual yang mereka lakukan sampai saat ini. Masyarakat di sekitar danau percaya bahwa danau toba merupakan tepat bersemayam 7 dewi suku batak (Namborru), oleh sebab itu setiap kali ada acara yang diadakan di sekitar danau, masyarakat akan berdoa dan meminta restu untuk kelancaran acara.

batu-gantung

Biasanya wisatawan bisa mengunjungi pulau Samosir terutama di desa Tomok dimana terdapat makam raja Sidabutar (orang pertama yang mendiami Tomok), pertunjukan tari boneka sigale-gale bahkan terdapat juga museum Huta Bolon atau musium batak.  Selain desa Tomok, wisatawan juga bisa berkunjung ke desa Tuktuk yang terdapat banyak penginapan untuk wisatawan. Makam Raja Sidabutar berbentuk batu besar yang sangat unik karena ada ukiran wajah sang raja dan batu tersebut tanpa sambungan. Selain terdapat makam raja Sidabutar, juga terdapat makam dua raja penerusnya serta makam beberapa anggota keluarga. Biasanya sebelum wisatawan memasuki komplek pemakaman petugas akan diberikan ulos untuk dikenakan terlebih dahulu.

Di museum Huta Bolon Anda dapat melihat rumah adat batak Simanindo peninggalan raja Sidauruk  yang dijadikan museum batak saat ini. Anda dapat melihat benda-benda bersejarah dari suku batak seperti kain ulos, peti mati berisi boneka sigale-gale dan sebagainya. Boneka sigale-gale merupakan boneka keramat yang terbuat dari kayu dengan tinggi 1,5 meter yang mengenakan pakaian adat batak. Dalam upacara penyambutan tamu biasanya boneka ini akan disertakan dalam tarian tor-tor. Asal mula boneka sigale-gale adalah anak kesayangan dari raja yang gugur saat berperang. Raja sangat bersedih dan sakit-sakitan. Untuk menghibur raja, tabib dan orang pintar memutuskan membuat boneka kayu setinggi manusia yang wajahnya diukir semirip mungkin dengan putra raja. Dan konon arwah dari sang putra tersebut juga akhirnya masuk ke boneka tersebut sehingga dapat menari tanpa bantuan manusia untuk menggerakannya.

Sementara di Huta Sialagan Ambarita atau perkampungan Ambarita terdapat batu persidangan untuk mendiskusikan para tahanan yang akan dieksekusi dengan cara hukum pancung. Selain itu juga terdapat rumah adat (Ruma Sopo) dan rumah adat raja (Ruma Bolo). Anda juga bisa membaca artikel Kerusakan Lingkungan di Danau Toba Salah Siapa?

pulau-samosir

Souvenir Danau Toba

Beberapa benda yang dapat Anda beli saat berwisata ke danau toba/pulau samosir untuk dijadikan oleh-oleh:

1. Kreasi Kain ulos. Kain ulos handmake/buatan tangan home industri dalam bentuk selendang atau bisa juga dalam bentuk benda seperti dompet, tas, gorden, ikat pinggang, taplak meja dan sebagainya karena saat ini terdapat banyak kreasi souvenir dari kain ulos. Jika Anda mencintai danau toba, maka tidak ada salahnya menghadirkan pernak-pernik toba dalam aksesoris rumah dan penampilan Anda.

2. Kerajinan kayu. Banyak sekali kerajinan dari kayu berbentuk minatur rumah adat Batak Toba, topeng, alat musik, patung, dan aneka bentuk hiasan dinding dan sebagainya yang unik dan dapat dijadikan koleksi hiasan di rumah Anda. Bagi seorang kolektor benda-benda kerajinan unik, berburu barang-barang berdaya seni tinggi ini akan sangat menyenangkan.

3. Aksesoris etnik. Ada banyak aksesoris seperti kalung, gelang, anting, bros, dan sebagainya yang kental dengan nuansa eknik toba dijual secara bebas di sekitar lokasi. Bagi Anda yang senang berpenampilan nyentrik dan penggemar nuansa eknik, maka Anda dapat bereksperimen memadupadankan aksesoris tersebut dengan pakaian yang dikenakan. Oleh sebab itu pilihlah aksesoris sebanyak-banyaknya yang Anda anggap menarik agar dapat bereksperimen secara total.

4. Kaos sablon danau toba. Hampir di setiap tempat wisata memang selalu ada kaos bersablon dengan motif gambar atau tulisan yang menunjukan ciri khas tempat wisata bersangkutan. Tidak terlalu unik, karena Anda bisa membelinya dimanapun, tapi dengan membelinya di tempat wisatanya secara langsung, akan memberikan kepuasan tersendiri. Kaos sablon harganya relatif terjangkau dan dapat Anda jadikan oleh-oleh untuk teman dan kerabat atau untuk sekedar koleksi pribadi.

souvenir-danau-toba

Akses Menuju Danau Toba

Jika Anda datang dari Jakarta bisa menggunakan pesawat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, kurang lebih 2 jam perjalanan menuju Bandara Polonia Medan. Dari Polonia Anda bisa langsung menuju Parapat yang jaraknya sekitar 180 KM. Disini Anda bisa langsung menginap di hotel atau tepat penginapan lainya. Usahakan memilih penginapan yang strategis untuk melihat keindahan danau toba.

Jika Anda ingin mengunjungi pulau Samosir, bisa menggunakan kapal fery dan kapal danau. Bagi wisatawan membawa kendaraan pribadi/ mobil pribadi, bisa memlih kapal fery sebagai solusi penyebrangan. Perjalanan menuju pelabuhan Tomok memakan waktu kurang lebih dua jam. Tapi dengan keindahan danau toba yang menakjubkan, sama sekali tidak akan terasa kebosanan.

peta-danau-toba-dan-pulau-samosir

Pada bulan Agustus – September setiap tahun biasanya rutin digelar Festival Danau Toba yang didukung penuh kementrian pariwisata Indonesia dan ekonomi kreatif. Jika Anda menghadiri festival ini, dijamin Anda tidak akan menyesal karena terdapat berbagai macam pertunjukan seni budaya. Selain itu juga diadakan lomba yang bisa diikuti oleh masyarakat umum seperti lomba menghias perahu. Festival ini juga dapat menjadi surga bagi pecinta kuliner karena disini dapat menemukan berbagai jenis masakan lezat. Sekedar saran, jika kedatangan Anda ke danau toba ingin bertepatan dengan festival toba, maka amankan tempat Anda dengan membeli tiket pesawat jauh-jauh hari.

Untuk melengkapi pengetahuan Anda seputar danau toba, silakan tonton video di bawah ini.


Reting-Artikel

Banyak orang membutukan informasi ini. Bagikan artikel GRATIS ini sekarang juga. . .

Related Post


Wisata Taman Nasional Way Kambas
Wisata Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas adalah tempat pelestarian gajah-gajah yang terletak…

Wisata Pulau Pahawang
Wisata Pulau Pahawang

Lampung sebagai daerah yang dilintasi oleh selat sunda memiliki banyak…

Wisata Gigi Hiu
Wisata Gigi Hiu

Lampung memiliki banyak sekali objek wisata yang layak untuk Anda kunjungi…

Mitos Paling Terkenal di Danau Toba dan Pulau Samosir
Mitos Paling Terkenal di Danau Toba dan Pulau Samosir

Mitos atau kepercayaan masyarakat suatu daerah sebetulnya adalah salah satu…