Home  /  Kesehatan  / Tips Seputar ASI dan IMD

Tips Seputar ASI dan IMD


Tips Seputar ASI dan IMD

Pengertian IMD

IMD (inisiasi menyusui dini) adalah bayi mulai menyusu sendiri segera setelah lahir dengan mengadakan kontak kulit langsung ke ibunya minimal selama 1 jam dengan mencari sendiri puting susu Ibu. Langkah-langkah melakukan inisiasi menyusui dini antara lain:

  1. Begitu lahir bayi diletakan di perut Ibu yang sudah di alasi kain kering.
  2. Seluruh tubuh bayi dikeringkan secepatnya termasuk kepala kecuali kedua tangannya.
  3. Tali pusar di potong lalu di ikat.
  4. Vernix (zat lemak putih) yang melekat di tubuh bayi sebaiknya tidak dibersihkan karena zat ini membuat nyaman kulit bayi.
  5. Tanpa dibedong, bayi langsung ditengkurapkan di dada atau perut Ibu dengan kontak kulit bayi dan kulit Ibu. Ibu dan bayi diselimuti bersama-sama. Jika perlu bayi diberi topi untuk mengurangi pengeluaran panas dari kepalanya.

Tahap-tahap perilaku bayi pada saat inisiasi menyusui dini

1# Stadium istirahat/ diam (30 menit pertama).

2# Mengeluarkan suara gerakan mulut seperti mau minum mencium dan menjilat tangan, (30-40 menit).

3# Mengeluarkan air liur.

4# Bayi bergerak ke arah payudara.

5# Menemukan, menjilat, mengulum puting, membuka mulut lebar dan melekat dengan baik.

Keuntungan IMD

Keuntungan inisiasi menyusu dini bagi Ibu dan bayi yaitu:

Untuk Bayi  :

1# Makanan dengan kualitas dan kuantitas optimal agar kolostrum segera keluar yang disesuaikan dengan kebutuhan bayi.

2# Memberikan kesehatan bayi dengan kekebalan pasif yang segera kepada bayi. Kolostrum adalah imunisasi pertama bagi bayi.

3# Meningkatkan kecerdasan.

4# Membantu bayi mengkoordinasikan hisap, telan dan nafas.

5# Meningkatkan jalinan kasih sayang Ibu dan bayi.

6# Mencegah kehilangan panas.

7# Merangsang kolostrum segera keluar.

Untuk Ibu  :

1# merangsang produksi oksitosin dan prolaktin pada Ibu.

Oksitosin:

  • Membantu kontraksi uterus sehingga pendarahan pasca persalinan lebih rendah.
  • Merangsang pengeluaran kolostrum
  • Penting untuk kedekatan hubungan ibu dan bayi
  • Ibu lebih tidak merasa nyeri pada saat plasenta lahir dan prosedur pasca persalinan lainnya.

Prolaktin

  • Meningkatkan produksi ASI
  • Membantu ibu mengatasi stres
  • Mendorong ibu untuk tidur dan relaksasi setelah menyusui
  • Menunda ovulasi
  • Meningkatkan keberhasilan produksi ASI
  • Meningkatkan jalinan kasih sayang ibu dan bayi

Menyusui eklusif

Menyusui eklusif berarti ibu hanya memberikan ASI saja kepada bayinya tanpa memberikan makanan atau minuman termasuk air putih, kecuali obat-obatan, vitamin, mineral selama 6 bulan. Beberapa keuntungan menyusui eklusif untuk Ibu:

  • Mengurangi pendarahan persalinan, membantu percepatan kembalinya rahim.
  • Mengeratkan hubungan psikologis Ibu dan anak.
  • Mengurangi resiko anemia.
  • Efektif mencegah kehamilan 6 bulan pertama.
  • Dapat dilakukan segera setelah bayi lahir.
  • Tidak mengganggu hubungan sex.
  • Tidak ada efek samping sistemik.
  • Tidak perlu dilakukan pengawasan medis.
  • Tidak perlu pasokan ulangan, cukup dengan menyusui eklusif bayinya.
  • Tidak membutuhkan biaya.

Sedangkan keuntungan bagi anak:

  • Perlindungan terhadap berbagai penyakit infeksi misalnya campak
  • Sumber makanan terbaik bayi
  • Mengurangi terkena kontaminasi dalam air, susu atau formula lain, atau pada peralatan sehingga mencegah diare

Masalah dalam menyusui

Asi sedikit

  • Berikan ASI lebih sering setiap 1-3 jam
  • Upayakan cukup istirahat
  • Makan dan minum cukup

Puting lecet

  • Hal ini akan sembuh sehingga bisa tetap menyusui
  • Menyusui lebih sering dengan puting yang tidak lecet
  • Perhatikan posisi mulut bayi saat menyusu, mulut bayi harus menutup sebagian areola dan badan bayi sejajar pada ibu

Payudara bengkak dan merah

  • Tetap memberikan ASI dengan payudara yang tidak bengkak
  • Konsultasi dengan dokter, bidan, perawat, ahli gizi
  • Kompres payudara dengan air hangat

Cara agar sukses menyusui

Agar sukses dalam menyusui bayi, lakukanlah hal-hal pentng berikut seperti, menyusui sesering mungkin termasuk malam hari, makan makanan bergizi seimbang, istirahat cukup, membangun percaya diri dan dukungan keluarga, meminta seseorang memijat punggung ibu untuk merangsang reflek agar ASI keluar. Berikut tips penting lainnya dalam menyusui:

  • Mulai menyusui dalam 1 jam setelah persalinan.
  • Susui secara eklusif selama 6 bulan.
  • Berikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada anak setelah usia anak lebih dari 6 bulan.
  • Teruskan menyusui anak sampai usia 2 tahun/ lebih.
  • Menyusui sesering mungkin sedikitnya 8x sehari, bangunkan bayi jika bayi telah tidur selama 3 jam.
  • Menyusui dengan payudara kanan samapai terasa kosong baru pindah ke payudara kiri.
  • Jaga bayi selalu hangat, tali pusar bersih, kering dan tidak perlu dibungkus.
  • Periksa kesehatan ke bidan atau dokter minimal 3x selama masa nifas yaitu pada masa 0-7 hari, minggu ke dua, dan minggu ke 6.

artikel-keren

Banyak orang membutukan informasi ini. Bagikan artikel GRATIS ini sekarang juga. . .

Related Post


Dampak Positif dan Negatif Cokelat untuk Kesehatan
Dampak Positif dan Negatif Cokelat untuk Kesehatan

Apa yang ada di pikiran Anda ketika mendengar kata cokelat?…

Cara Ampuh Mengusir Nyamuk ( Lengkap )
Cara Ampuh Mengusir Nyamuk ( Lengkap )

Nyamuk adalah salah satu serangga yang paling banyak dibenci manusia.…

Inilah Makanan Super Pengganti Obat Kuat
Inilah Makanan Super Pengganti Obat Kuat

Obat kuat adalah solusi instan untuk perkasa dalam hitungan jam…

Obat kuat
Obat kuat

Obat kuat adalah istilah yang berlaku di masyarakat untuk menamakan…