Langkah-langkah Dropship Produk

Fisik yang Efektif

Di jaman now (era internet) gampang banget mau jualan produk apapun. Anda cukup modal gambar produk dan promosi aja udah bisa dapat uang banyak.

Dropship produk fisik ini cocok untuk Anda yang:

1. Terkendala modal untuk produksi atau stok produk sendiri.

2. Ingin meminimalisir resiko barang numpuk karena gak laku.

3. Gak mau ribet dengan sistem pengiriman (expedisi).

4. Ingin mulai jualan lebih cepat.

5. Ingin melatih ilmu jualan dulu baru nanti diseriusin stok barang sendiri.

6. Bisa dikerjakan sendirian tanpa harus punya karyawan.

7. Niat membantu meningkatkan penjualan si supplier.

Kalau mau praktek, saran saya jangan ngasal. Anda harus tahu urutan yang efektif. Berikut adalah urutan langkah-langkahnya versi saya:

1] Kenali Minat Diri Sendiri
Biar jualan ini tidak jadi beban, saran saya alasannya jangan cuma UANG tapi harus sesuai dg minat dan bidang yang kita senangi.

Misalnya istri saya senang koleksi tas, jadi akan lebih bagus kalau dia nanti jualan tas.

2] Bangun Audience
Buat kolam list terserah medianya apa, mau email autoresponder, akun instagrm, grup facebook, channel telegram, channel youtube dll bebas.

Isi kolam dengan konten seputar produk yang Anda jual. Bentuknya bisa artikel, audio, gambar, video ini menyesuaikan media list building yg kita pilih di awal.

Konten ini harus punya fungsi ganda yang pertama mengedukasi tentang produk, & kedua meningkatkan branding serta kepercayaan orang terhadap Anda.

Selanjutnya masukan orang sebanyak-banyaknya yang kira-kira berminat dengan produk yang Anda jual. Pada akhirnya biar seleksi alam yang memfilter mereka. Maksudnya kalo mereka bukan target market Anda kan pasti unsubscribe atau keluar, biarin aja jangan ambil pusing. Justru itu bagus karena Anda akan dapat sisa orang-orang yang berkualitas.

Pokoknya pekerjaan tetap Anda tambah orang masuk ke kolam Anda. Caranya bisa pake iklan, bisa saling promo dengan orang lain yang jg punya kolam dll.

3] Cari Supplier & Pajang Produk
Setelah market terbentuk barulah kita cari supplier. Dalam contoh di atas adalah tas maka kita cari supplier tas bisa secara offline kita datang ke produsen tas, bisa juga cari dan kerja sama via online.

Setelah deal kerjasama maka barulah kita ambil foto, edit sesuai kebutuhan baru pajang di etalase online kita, bisa web toko online, bisa toko di marketplace (tokopedia, bukalapak dll).

4) Buat Halaman Product Knowladge
Biar jualannya mantap Anda harus punya pengetahuan detil produknya. Setelah tahu selanjutnya Anda susun agar ketika orang tanya Anda cukup copy paste aja. Kalau mau lebih efektif gak cape jawab pertanyaan buat aja semacam halaman FAQ kumpulkan pertanyaan yang sering ditanyakan dan jawabannya.

5] Promosi Massive
Audience sudah teredukasi dan mengenal Anda dengan baik, produk sudah dipajang, alat tempur sudah siap maka selanjutnya adalah promosi.

Anda tentu harus menguasai ilmu promosi. Misalnya gunakan jurus story telling biar mereka gak merasa dijuali. Berikan bonus, harga promo khusus, demo produk secara jelas, tampilkan testimoni kalau ada, dan sebagainya.

Semakin besar list Anda, dan mereka terdukasi dengan baik, maka mendapatkan sales lebih banyak dan berulang menjadi hal yang mudah.

Selamat mencoba

Produk Gratis

Penawaran Terbaru

Artikel Lainnya

Copyright Oralali.com – All Rights Reserved