Logika dan Solusi

Menghadapi Penolakan dari Calon Buyer

Banyak teman-teman kita yang nyerah dan berhenti jualan hanya karena takut dengan penolakan.

Logikanya, seseorang menolak tawaran kita adalah karena alasan untuk melindungi diri atau uangnya.

Jadi itu sangat wajar karena bisa jadi dia menganggap tawaran kita berbahaya, tidak menarik atau belum dibutuhkan.

Jadi solusinya adalah:

1] Jangan fokus kepada rasa sakit karena penolakannya. Santai aja karena ditolak itu bukan berarti kiamat atau akhir dari segalanya.

Semakin Anda santai dan niatkan saja menolong orang untuk mempertemukan dengan solusi maka penawaran Anda semakin natural dan keluar dari hati.

Tentu Anda tahu bahwa sesuatu yang bersal dari hati akan sampai juga ke hati. Dan kabar baiknya keputusan membeli itu bukan dari logika kepala tapi dari perasaan hati.

Artinya semakin Anda ngoyo atau ngotot dan stres dalam menawarkan maka Anda akan semakin sulit menghasilkan penjualan.

2] Fokuslah kepada jumlah orang yang Anda tawarkan. Semakin banyak orang yang Anda jangkau maka akan semakin besar peluang atau kemungkinan produk Anda terjual.

Jika selama ini Anda hanya menghasilkan penjualan pada 1 orang dari 10 orang yang Anda tawarkan maka ketika target Anda 100 penjualan Anda perlu menawarkan kepada 1.000 orang.

Tentu dengan seiring berjalanannya waktu Anda juga berbenah agar penawaran Anda semakin tajam.

3] Jadilah orang yang familiar untuk calon pembeli Anda. Jangan menawarkan kepada orang yang belum mengenal Anda karena Anda masih asing.

Anda akan butuh waktu untuk berinteraksi secara intens dan menyenangkan. Jalinlah hubungan yang baik maka kepercayaan akan mulai terbangun dengan sendirinya.

4] Buatlah penawaran Anda menarik dan tidak mereka temukan dimanapun dan dari siapapun. Jadilah satu-satunya dan jangan biarkan mereka memilih yang lain.

Artinya Anda harus memberikan benefit lebih besar dibandingkan harga atau uang yang Anda minta.

5] Jelaskan atau demokan bagaimana produk Anda bekerja, bagaimana fitur-fitur produk Anda membantu mereka mngatasi masalah yang mereka miliki, apa akibatnya jika mereka menunda membeli produk Anda, bagaimana orang lain yang juga seperti mereka sudah menggunakan produk Anda, dan banyak lagi. Intinya “merasa butuh” itu bisa diciptakan.


Semoga bermanfaat

Produk Gratis

Penawaran Terbaru

Artikel Lainnya

Copyright Oralali.com – All Rights Reserved